Selasa, 17 Juni 2008

"THE NICE DAY"



Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillahirobbil'alamin....

Hari Sabtu, tanggal 24 Mei 2008 merupakan hari yang sangat indah dan bersejarah. Dimana seorang manusia yang dulunya diumpamakan sebagai tanah yang kering, kusam, dan tidak menarik sama sekali, kini dengan hasil tempaan dari para perajin gerabah (para dosen dan guru besar) yang ulet, gigih, dan disiplin serta penuh kesabaran berhasil menjadikan tanah liat tadi menjadi keramik yang indah, keramik yang menarik, siapapun yang melihatnya pasti akan terpesona padanya. namun, keramik tersebut pasti akan lebih indah nan menawan jika bisa dipasarkan atau dipoles lebih indah lagi di lokasi dan tempat yang memiliki kapabilitas penempaan yang lengkap dan alat-alat yang memadahi.

Sebagai manusia biasa, saya hanya berpesan pada teman-teman semua, teruslah berusaha menggapai cita-cita. Hidup dengan usaha seperti mata yang tertutup untuk memilih buah-buahan yang ada dikeranjang. Apapun buahnya kita tidak mempersoalkan yang jelas kita pasti dapat buah. Tetapi sebaliknya, hidup tanpa usaha seperti mata yang tertutup di ruang yang gelap untuk mencari kucing hitam, dan kucingnya tidak ada. kalah sebelum berjuang. so must go on!


Congratulation to
My Friend, My Son, My Family, My Uncle,and My Love

MOCHAMAD ISKARIM, S.PdI








"HADIS DAN TUNTUTAN ZAMAN"


Berikut ini akan dipaparkan beberapa contoh kebenaran Sunnah berdasarkan kajian empiris dan pengalaman ilmiah : contoh pertama : dalam sebuah Hadis dijelaskan sunnah untuk makan dengan tangan, tanpa menggunakan sendok atau pun garpu. Selepas makan, sunnah pula tangan untuk dijilati agar sisa makanan bersih. Hadis shahih yang diriwayatkan oleh sejumlah muhadditsin seperti Bukhori dan Muslim ini selintas terkesan jorok. Namun perhatikan cerita berikut ini.
Pada sebuah kesempatan di Paris, Muhammad Abduh, dijamu oleh para tokoh dan pemuka Barat dalam suatu jamuan istimewa. Saat makan, ulama dan pemikir pembaharu itu menggunakan tangan. Seusai makan, ia juga menjilati tangannya. Menyaksikan pola makan seperti itu, para tamu heran dan merasa jijik. Salah seorang tamu lantas menyapa : “Wahai Imam, apakah Muhammad mengajarimu makan seperti itu?”
Sungguh mencemoohkan Islam pertanyaan ini. Ajaran Islam dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Bagi para tamu, makan seperti itu tidak higienis, berbeda dengan menggunakan sendok dan garpu yang dianggap modern dan lebih higienis. Dengan penuh keyakinan Abduh menjawab : “Ya! Muhammad SAW mengajarkan pola makan seperti ini dalam Hadisnya.”
Abduh melanjutkan: “Kalau kalian jijik dengan pola makan seperti ini dan menganggap tidak higienis mari kita buktikan. Tangan yang saya gunakan untuk makan adalah tangan saya, dan hanya saya yang menggunakannya. Jelas terjamin kebersihannya, karena saya lebih tahu itu. Tap sendok dan garpu yang kalian gunakan, sudah banyak orang yang sebelum kalian menggunakannya. Meskipun alat-alat tersebut sudah dibersihkan, tapi belum tentu menjamin kebersihannya.” Hadirin dalam jamuan itu terdiam, mereka tak menyangka jawaban sang imam yang tepat dan sangat benar itu.
Contoh kedua, dalam beberapa Hadis shahih Rosulallah menganjurkan umatnya untuk berpuasa tiga hari setiap pertengahan bulan (tanggal 13, 14 dan 15). Hadis ini diantaranya diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam sunan, bab Puasa Tiga Hari setiap bulan, Hadis no.692. Sebagian kaum Muslimin hingga kini patuh melaksanakan anjuran ini tanpa peduli dengan manfaat ilmiahnya.
Beberapa waktu lalu, sekelompok psikolog asal Jepang dan Prancis mengadakan penelitian bersama tentang maraknya kecelakaan lalu lintas di kota-kota besar, seperti Tokyo dan Paris, yang terjadi setiap pertengahan bulan. Setelah diteliti, disimpulkan bahwa tubuh manusia memiliki kandungan air, dan ketika bulan purnama, tubuh itu dipengaruhi daya tarik bulan karena kandungan airnya. Semakin banyak kandungan air yang ada, semakin besar pula pengaruhnya.
Daya tarik bulan ini sangat memengaruhi tubuh yang mengandung banyak air untuk lekas merasa stres yang mengganggu daya konsentrasi. Dari sini dapat disimpulkan, ternyata anjuran Nabi kepada umatnya untuk berpuasa setiap tengah bulan sangat membantu upaya pengurangan kadar air dalam tubuh manusia. Berkat puasa-puasa di masa itu, mental manusia tak akan terganggu oleh daya tarik bulan purnama.
Contoh ketiga, dalam sebuah Hadis shahih tentang cara membersihkan jilatan anjing, Rosulallah bersabda :”Bersihkanlah tujuh kali dengan bilasan air, salah satunya dengan debu.” Hadis ini sangat populer, diriwayatkan oleh sejumlah muhadditsin, seperti Muslim, Abu Daud, Nasa’I, Ibnu Majah, maupun Ahmad dalam redaksi berbeda.
Hadis ini, konon pernah diperdebatkan Soekarno dan Haji Agus Salim. Soekarno berpendapat, Hadis ini tidak relevan. Karena seharusnya, untuk membersihkan jilatan anjing, selayaknya menggunakan air dan deterjen atau sabun, bukan air dan debu. Sekilas, alasan ini terkesan logis mengikuti zaman.
Namun, beberapa tahun kemudian, seorang dokter hewan peneliti penyakit rabies asal Jerman melakukan riset. Dalam eksperimennya ia memberikan sebuah wajan berisi susu kepada anjing yang terinfeksi rabies. Setelah habis dijilati anjing, wajan itu dicuci dengan air dan deterjen. Tenyata, kuman rabies masih tersisa. Lalu ia mengulangi eksperimennya. Kali ini ia mencuci wajan itu dengan air dan debu. Ternyata wajan bersih dan kuman pun hilang.
Kejadian ini membuktikan kebenaran ajaran Rosulallah, meski sepintas logika mengabaikannya. Selepas eksperimen, konon si peneliti pun memeluk Islam karena kagum terhadap ajaran Islam. wallahu’alam bish-shawab



Harus diyakini, bahwa
Hadis yang telah diuji
otensitasnya memang
benar-benar wahyu yang
Allah turunkan kepada
Rosulallah SAW
.

Minggu, 15 Juni 2008

Empat Tahap Pengembangan Diri

Dalam pandangan saya, tahap-tahap personal development dapat dilihat dari empat tahap berikut: pertama, mengenali diri sendiri. Kedua, memposisikan diri. Ketiga, mendobrak diri. Dan keempat, aktualisasi diri. Pada kesempatan ini, saya akab bahas tahap pertama terlebih dahulu.
Dibanding ciptaan Tuhan yang lainnya, manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. Kesempurnaan di sini dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu adanya kebaikan, ada pula keburukan. Ada sisi yang kuat, ada pula sisi yang lemah. Manusia sebagai makhluk penuh potensi diri, harus selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya. Manusia harus mengenali kedua sisi tersebut sebaik-baiknya. Sebab, mengenal diri sendiri adalah dasar dari action atau tindakan-tindakan, demi meraih sebuah cita-cita yang besar.
Contoh: setelah menganalisis diri dengan saksama, kemudian kita mampu menemukan kekuatan personal kita seperti kreativitas, semangat berinovasi, ketajaman analisis, kemampuan menemukan peluang, penerimaan terhadap hal-hal baru, semangat belajar yang tinggi, serta cita-cita atau tujuan-tujuan pribadi yang mulia. Tetapi di sisi lain, mungkin saja kita merasa memiliki kelemahan, seperti kurang disiplin, tidak fokus, kurang konsisten, tidak berani mencoba, atau tidak berani ambil risiko.
Pada kasus ini, kita lihat betapa kekuatan berupa potensi-potensi diri yang istimewa menjadi sulit berkembang, karena kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dikendalikan atau dikelola dengan baik.
Titik krusialnya di sini adalah, memaksimalkan potensi atau kekuatan dan sekaligus meminimalkan pengaruh kelemahan kita. Caranya:
Pertama, berkomitmen untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan tersebut. Kedua, melakukan action atau usaha yang sungguh-sungguh untuk menghentikan pengaruhnya setiap kali kelemahan diri tersebut muncul. Ketiga, menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baru yang mendorong mencuatnya potensi kita, dan pada saat bersamaan mengubur sedalam-dalamnya setiap kelemahan kita. Keempat, terus-menerus menumbuhkan dan mengembangkan motivasi diri, supaya semangat selalu berkobar dan kita senantiasa memiliki mentalitas yang sehat.
Dan keempat hal tersebut harus kita mulai sekarang juga! Ingat, hanya orang yang memiliki motivasi dan berani bertindak saja yang akan sukses. Action is power! Tindakan adalah kekuatan!
Demikian dari saya Andrie WongsoAction & Wisdom Motivation TrainingSuccess is My RightSalam sukses luar biasa!!!

Bunda, Kangen........

Assalamualaikum Bunda Fitri....
BUNDA, Adik n Ayah Loving You....
Bunda harus semangat bekerja ya... Tingkatkan kualitas diri n kemampuan Bunda, OK.. oya Bunda sekarang Adik Punya alamat Blog lho.. buka aja http://karim-fitriani.blogspot.com